Rutin Urus Rumah Bisa Membuat Jantung Lansia Sehat

TETAP aktif mengerjakan tugas rumahan, nyatanya akan bagus bagi kesehatan jantung lansia. Demikian hasil studi yang diterbitkan di Journal of American Heart Association terbaru. 


 

Wanita lanjut usia yang secara teratur mencuci, membersihkan rumah dan memasak makanan memiliki jantung yang lebih sehat daripada mereka yang menghindari pekerjaan rumah. Dengan hanya melakukan selama empat jam pekerjaan rumah sehari dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 62 persen. 

 

Tim peneliti dari University of California mengukur dampak aktivitas harian ringan pada 5.500 wanita. Para lansia berusia 63 – 97 tahun itu diminta untuk memakai gawai pelacak gerakan selama seminggu. Hasil penelitian menunjukkan wanita yang melakukan setidaknya empat jam gerakan sehari-hari mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung atau stroke hampir dua pertiga.

 

Tim kemudian menindaklanjuti peserta studi hingga akhir Februari 2020 dimana saat itu 616 wanita telah didiagnosis menderita penyakit kardiovaskular, 268 dengan penyakit jantung koroner, 253 mengalami stroke, dan 331 meninggal karena penyakit kardiovaskular.

 

Wanita yang melakukan lebih banyak aktivitas harian rutin memiliki risiko 43 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular secara keseluruhan, dan secara khusus memiliki risiko 43 persen lebih rendah terkena penyakit jantung koroner dan 30 persen lebih rendah terkena stroke.

 

Dr Steve Nguyen, penulis penelitian tersebut, mengatakan hasil penelitian menunjukkan perbedaan bahkan sedikit gerakan dapat membuat kesehatan jantung. “Studi ini menunjukkan bahwa semua gerakan penting untuk pencegahan penyakit. Menghabiskan lebih banyak waktu dalam gerakan sehari-hari, yang mencakup berbagai kegiatan yang kita semua lakukan saat berdiri dan beranjak dari kursi kita, menghasilkan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah,” katanya, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Selasa (22/2).

 

Profesor Andrea LaCroix, seorang ahli epidemiologi sekaligus penulis studi tersebut, mengatakan mendorong orang dewasa yang lebih tua untuk terlibat dalam bentuk aktivitas fisik yang lebih ringan ini dapat memiliki manfaat kesehatan. (M-1)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.